Diet Miranda Kerr Disorot Ahli Gizi, Ini Makanan yang Dihindari
Supermodel Miranda Kerr menjadi sorotan setelah mengungkap pola makan ketat dalam podcast Let’s Be Honest with Kristin Cavallari. Kerr membahas kebiasaan makan dan rutinitas kesehatan yang ia jalani.
Pengakuan tersebut kemudian ramai dibahas di media sosial. Sejumlah pengguna mempertanyakan apakah pola makan yang sangat terbatas itu cocok diterapkan oleh masyarakat umum.
Makanan yang Dihindari Miranda Kerr
Kerr mengatakan dirinya tidak mengonsumsi sejumlah makanan tertentu. Ia menyebut susu dan produk olahannya, gandum, serta telur sebagai makanan yang dihindari.
Baca Juga “Mau Turunkan Berat Badan? Kenali Bahaya Diet Ekstrem dan Obat Abal-abal“
Ia juga membatasi jenis minyak yang digunakan untuk memasak. Kerr memilih minyak kelapa atau minyak alpukat dan menghindari minyak dari biji-bijian.
Selain itu, Kerr mengatakan dirinya tidak makan roti dan nasi. Ia juga membatasi beberapa sayuran seperti kale dan bayam serta tidak lagi mengonsumsi sushi.
Untuk sumber protein, Kerr memilih daging seperti venison, bison, domba, dan kalkun. Ia mengatakan lebih memilih daging yang tidak diproduksi secara massal.
Kerr masih mengonsumsi buah tertentu, termasuk pisang dan mangga. Ia juga memasukkan labu, wortel, dan parsnip dalam pola makannya.
Alasan Miranda Kerr Membatasi Banyak Makanan
Kerr sebelumnya pernah menceritakan pengalamannya menghadapi masalah pencernaan selama bertahun-tahun. Ia mengaitkan perubahan pola makan dengan upayanya menjaga kondisi tubuh dan kesehatan pencernaan.
Dalam wawancara sebelumnya, Kerr juga pernah menjelaskan bahwa dirinya menghindari gluten, produk susu, dan telur berdasarkan pengalaman pribadi serta pemeriksaan yang menurutnya menunjukkan adanya pemicu peradangan.
Namun, pengalaman seseorang terhadap makanan tertentu tidak otomatis berlaku bagi orang lain. Kebutuhan nutrisi dan kondisi kesehatan setiap orang dapat berbeda.
Ahli Gizi Soroti Risiko Diet Terlalu Terbatas
Kekhawatiran ahli gizi bukan semata-mata karena Kerr memilih makanan tertentu. Persoalan utamanya terletak pada banyaknya kelompok makanan yang dikeluarkan dari menu.
Pembatasan yang terlalu luas dapat menyulitkan seseorang memenuhi kebutuhan protein, serat, kalsium, zat besi, vitamin B, dan lemak omega-3. Risikonya bergantung pada keseluruhan pola makan dan makanan pengganti yang dikonsumsi.
Ahli diet juga menyoroti aspek keberlanjutan. Pola makan dengan terlalu banyak larangan dapat lebih sulit dijalankan ketika seseorang makan di restoran, bepergian, atau menghadiri acara sosial.
Diet yang sangat kaku juga dapat membuat hubungan seseorang dengan makanan menjadi lebih rumit. Karena itu, pola makan selebritas sebaiknya tidak diperlakukan sebagai resep kesehatan yang berlaku untuk semua orang.
Salmon Justru Termasuk Pilihan Ikan yang Baik
Salah satu bagian dari pola makan Kerr yang ikut mendapat perhatian adalah konsumsi salmon. Kerr mengatakan dirinya membatasi salmon karena mengkhawatirkan kandungan merkurinya.
Namun, salmon termasuk ikan dengan kadar merkuri rendah. Ikan ini juga merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik.
Omega-3 berperan dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk mendukung kesehatan jantung, otak, dan sel. Karena itu, kekhawatiran terhadap merkuri tidak berarti masyarakat harus menghindari semua jenis ikan.
Pilihan Karbohidrat Tidak Harus Dihilangkan
Pembatasan roti dan nasi juga tidak berarti semua orang perlu menghapus karbohidrat dari menu. Tubuh tetap membutuhkan sumber energi, sementara pilihan karbohidrat dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Oatmeal, kentang, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, dan buah dapat menjadi alternatif yang kaya nutrisi. Makanan tersebut juga membantu menyediakan serat serta berbagai vitamin dan mineral.
Prinsip yang lebih penting adalah membangun pola makan beragam dan seimbang. Menghilangkan satu jenis makanan sebaiknya memiliki alasan yang jelas, terutama jika pembatasan tersebut berlangsung dalam jangka panjang.
Diet Selebritas Tidak Bisa Menjadi Patokan Semua Orang
Perhatian terhadap pola makan Miranda Kerr menunjukkan pentingnya membedakan pengalaman pribadi dengan rekomendasi kesehatan. Tubuh, riwayat kesehatan, kebutuhan energi, dan toleransi makanan setiap orang berbeda.
Penampilan fisik seseorang juga tidak dapat menjadi bukti bahwa pola makan tertentu merupakan penyebab tubuhnya terlihat sehat. Publik tidak mengetahui seluruh kondisi kesehatan, hasil pemeriksaan, faktor genetik, atau pengobatan yang mungkin dimiliki seseorang.
Karena itu, prinsip dari pola makan sehat lebih layak diterapkan daripada menyalin seluruh daftar pantangan seorang selebritas. Keragaman makanan, kecukupan nutrisi, dan pola yang dapat dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari menjadi pertimbangan yang lebih penting.
Pola makan Miranda Kerr dapat menjadi bahan informasi, tetapi bukan panduan diet universal. Bagi orang yang ingin menghilangkan banyak kelompok makanan, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi dapat membantu memastikan kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi.
Baca Juga “Mencegah penyakit sejak dini melalui diet.“